Minggu, 22 Maret 2015

Deskripsi H-55: Aksi



Aksi turun ke jalan tidak lagi dipilih oleh sebagian mahasiswa dalam menyuarakan perubahan. Gerakan demonstrasi yang pada awal reformasi sempat naik pamornya perlahan mulai terdiam dan ditinggalkan. Kedigdayaan penguasa dan sulitnya birokrasi dalam menggawangi perubahan membuat gerak mahasiswa terbatas. Pada kenyataannya, betapapun keras mahasiswa menuntut, toh yang dituntut tetap diam di atas. Mereka nyaman dengan keadaannya seolah tidak memiliki kewajiban untuk mengutamakan kesejahteraan rakyat. Kini mahasiswa dituntut beraksi dengan hal nyata yaitu terjun langsung ke masyarakat dalam rangka membuat perubahan. Di antara aksi nyata mereka ialah membangun perkenomian rakyat dengan pengembangan UKM. Menghadapi pemerintah yang seringkali abai terhadap kebutuhan masyarakat membuat mahasiswa terdorong memajukan masyarakat berbekal kemandirian. Kemandirian inilah yang membuat masyarakat Indonesia tak lagi gentar hadapi tantangan perubahan, khususnya dalam hal ekonomi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar