Kamis, 19 Maret 2015

Deskripsi H-52: Berani



Erna tak berani melalui jalanan di bawah jembatan itu seorang diri. Apalagi di atas jam 7 malam. Bukannya pengecut, tapi cari aman. Daerah itu memang terkenal sebagai sarang preman. Melihat pemuda bertato, tindik dan mulut bau alkohol, siapa lah yang tidak kecut hatinya. Salah bicara sedikit, bisa jadi korban kegagahan mereka. Dengan sok gagah mereka memalak orang yang terlihat lemah. Dompet dan ponsel korban diambil. Jika korban melawan akan dapat bonus berupa bogem mentah. Anehnya, keberanian itu seolah sirna saat satpol PP datang untuk menertibkan! Ternyata gayanya saja yang ganas padahal nyalinya ciut, cibir Erna saat menyaksikan razia preman tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar