Jumat, 13 Maret 2015

Deskripsi H-46: Visi



Saat ini, Indonesia tengah dikuasai para pemimpin tanpa visi. Mereka buta arah mengenai jalan kemajuan anak bangsa. Penglihatan mereka mengalami kebutaan. Dalam pandangan mereka, terpatri tujuan-tujuan jangka pendek seperti sebanyak mungkin menguras uang negara demi kepentingan pribadi maupun golongan. Termasuk diantaranya memperkaya anak-istri dan kerabat dekat. Wawasan kebangsaan yang minim membuat mereka terjebak dalam sisi oportunisme. Pengadaan tender-tender fiktif, revisi undang-undang yang tidak diperlukan serta proyek abal-abal lain membuat manajemen pengelolaan negara ini kian berantakan. Keuntungan sesaat membuat sejumlah pejabat asyik mengadakan kerja sama impor dengan negara asing tanpa ada keinginan untuk membangun kemandirian dalam hal perekonomian. Tidak heran jika kemudian Indonesia menjadi sasaran negara maju dalam memasarkan produk mereka. Padahal, kebijakan impor negara mereka sendiri seringkali merugikan Indonesia. Namun, rendahnya harga diri sebagai bangsa membuat daya tawar Indonesia minim sehingga mudah ditindas demi keuntungan negara lain.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar