Rabu, 18 Maret 2015

Deskripsi H-51: Beringas



Kelihatannya hanya polisi yang berani menghadapi keberingasan para begundal usia belia itu. Semua orang yang berada di sekitar tempat tersebut segera menyingkir mengamankan diri. Saat ini, kedua kubu tengah berhadap-hadapan. Mereka saling bertatapan mata garang. Seorang siswa menunjukkan kegarangan dengan memamerkan tato di lengannya. Rekan lain memandang beringas pihak musuh seolah hendak menelan mereka bulat-bulat. 

Gile betul anak zaman sekarang, katanya terpelajar tapi kagak ade sopan-sopannya! Berani berantem di jalanan umum sampai kayak begitu,” cerocos seorang ibu bertubuh gemuk pada pengunjung minimarket lain. Karyawati yang diajak ngobrol hanya bisa geleng-geleng kepala dibuatnya. 

Nggak ada kesopanan lah, orang mereka udah kagak diurus sama bokap nyokap dan gurunya,” sahut tukang parkir. 

“Aduh sudah jam segini, saya harusnya sudah masuk kantor!” karyawati tadi memandang jam tangannya cemas. 

Udahlah Neng, di sini aja biar selamat. Telepon aja kantor Neng, pasti bos Neng ngarti,” saran ibu tadi. Ia mengangguk sambil segera menekan nomor di ponselnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar