Jumat, 20 Februari 2015

Deskripsi 25: Lupa



Heru terduduk lesu di kursi interogasi kantor polisi. Tak pernah diduga, kelalaian kecil yang dilakukannya telah menyebabkan musibah besar. Gara-gara kelupaan mematikan puntung rokok saat keasyikan menonton bola dua hari yang lalu, pabrik tempatnya bekerja ludes terbakar. 

“Oooh, kenapa kemarin itu aku bisa lupa?” gumamnya mengutuk diri sendiri. Karena lalai, ia telah menyebabkan bosnya merugi dan ratusan orang kehilangan pekerjaan. Ia pun kehilangan penghasilan untuk menafkahi anak istri. Setelah ini bagaimana ia harus bertahan hidup? 

Sebenarnya, tempo hari bisa saja Heru kabur dari tempat kejadian perkara. Namun, rasa bersalah dan kesadaran akan tanggung jawab mendorongnya untuk menyerahkan diri ke kantor polisi. Toh ia sadar, kalaulah kabur ke kampung halaman, masalah yang akan ia hadapi jauh lebih rumit dari semua ini. Selain itu, ia hanya akan membebani anggota keluarganya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar