Minggu, 12 April 2015

Deskripsi H-76: Kejar

"Kenapa semua orang begitu ingin memburu kamu, Axel?" Debbie bicara pada makhluk tak kasat mata itu sambil mempermainkan poninya. Axel - begitu Debbie memberinya nama - adalah sesosok poltergeist. Debbie belum pernah melihat sosoknya, namun keberadaan Axel bisa ia rasakan dari hawa di sekelilingnya.

"Meski semua orang mencoba mengejar, aku tahu kamu tidak jahat. Iya kan?" Debbie mengangguk-anggukkan kepalanya hingga rambut sebahunya terkibas lucu.

"Mommie suka lupa membereskan piring-piring itu saat selesai makan malam. Papa sering lupa menaruh jas di mana saja waktu pulang kerja. Kamu kan hanya membantu mereka menaruh barang pada tempatnya. Tidak seharusnya kamu mereka buru!" bela Debbie.

"Krieeeet...," terdengar suara pintu dapur dibuka. Mommie memandang Debbie cemas.

"Tolong kejar hantu itu! Aku tak mau lagi melihat Debbie bicara seorang diri!" kata Mommie pada seorang pria berkumis.

"Oh, jadi ini yang akan memburu Axel-ku?" Anak kecil itu memandang marah dan menghalang-halangi mereka di depan pintu.

"Debbie, biarkan ia masuk!" perintah ibunya.

"Please Mommie, Axel-ku tidak jahat! Ia suka menemaniku saat Mommie dan Papa bekerja!"belanya.

"Tapi kamu tidak boleh berteman dengan hantu, Debbie! Bertemanlah dengan tetanggamu, George!"

"Tidaaak! jerit Debbie, Mommie, kau tak tahu kalau George memelihara kurcaci jahat di ruang bawah tanah rumahnya!"

"Tetap saja kamu manusia dan mereka hantu, Debbie! Manusia hanya boleh berteman dengan manusia!" ujar Mommie cemas.

"Randy, segera buru hantu itu!" perintah Mommie pada sang pemburu hantu.

"Yes Maam!" sahutnya sambil mengeluarkan alat mirip penyedot debu dari tas besarnya. Debbie panik.

"Kaburlah, Axel! Kabur!" jeritnya kencang-kencang.
Axel, kamu harus melarikan diri supaya tidak ditangkap orang itu! jerit Debbie kian kencang.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar