Jumat, 30 Januari 2015

Deskripsi H-3: Khianat

Aparatur negara khianat? Bukan berita lagi di sebuah negeri bernama Indonesia. Pengkhianatan berjamaah kian membudaya. Tidak hanya politisi, anggota dewan maupun aparat hukum turut melakukan penyelewengan. Seleweng kanan-kiri menjadi keseharian Akil Mochtar sebelum dijebloskan KPK ke bui. Padahal, sejatinya sebagai ketua Mahkamah Konstitusi ia harus menjaga gawang amanah rakyat. Dengan demikian, sebagai pengawal demokrasi idealnya beliau mampu memilah dan memilih kasus mana yang termasuk pelanggaran pemilu dan yang tidak. Siapa yang jujur, siapa yang curang. Akhirnya, pemenang sejatilah yang muncul. Demilianlah harapan awal masyarakat yang terwujud dalam sebuah lembaga bernama Mahlakam Konstitusi. Lembaga yang memiliki kekuatan mutlak tak terbantahlan bagi siapapun yang terlibat di dalamnya. Sayangnya, pengamanahan jabatan pada beliau pula yang ujungnya membuat citra MK tercoreng. Pilar-pilar hukum di Indonesia runtuh akibat kehilangan pondasinya. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar